DIALOG ORMAS DAN PEMERINTAH DALAM RANGKA KOORDINASI KEORMASAN DAN PEMBINAAN ORMAS
Sekretaris Daerah ; Drs. H. Setiyono, M.Si secara resmi membuka Dialog Ormas dan Pemerintah Dalam Rangka Keormasan dan Pembinaan Ormas dan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 11 s/d 12 Maret 2010. Hadir dalam acara Sekretaris Daerah, Asisten I, Kepala Bakesbangpol dan Linmas serta pimpinan organisasi Keormasan se Kota Pasuruan. Kegiatan kali ini mengambil tema “ Menyatukan potensi dalam pembangunan daerah dan mensukseskan Pilkada 2010.
Dalam sambutannya Sekretaris Daerah mengatakan ; sejalan dengan reformasi dan globalisasi yang menuntut adanya tata kehidupan yang menghormati dan melindungi hak azasi manusia, demokratisasi, keterbukaan, serta tegaknya supremasi hukum. Sekarang ini organisasi kemasyarakatan dituntut menguraikan diri menjadi organisasi yang demokratis dan mandiri.
Lebih lanjut beliau juga mengatakan ; Dalam tahun 2010 ini di Kota Pasuruan mempunyai pekerjaan yang besar, yaitu Pilkada yang telah dijadwalkan oleh KPU yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2010. Pemilihan langsung oleh masyarakat merupakan proses demokratisasi yang cukup menggembirakan, masyarakat bisa berpatisipasi aktif untuk memilh calon Kepala Daerah sesuai dengan aspirasi dan keinginannya. Hal ini harus dimaknai sebagai upaya terbentuknya Pemerintahan Daerah yang secara demokratis. Namun demikian untuk mencapai pelaksanaan Pilkada yang benar-benar demokratis tentunya harus secara terus menerus di kontrol dan diperjuangkan agar tidak menyimpang dari tujuan, maka pelaksanaan Pilkada secara langsung tersebut. Sebab sejauh ini proses Pilkada tak jarang masih ter perangkap pada beberapa hal negatif yang dapat mengurangi nilai-nilai “ Demokrasi ” yang seharusnya dikembangkan. Dalam kaitan ini dapat dilihat dari rekrutmen politik ( pencarian bakal calon ) masih menjadi monopoli Partai Politik, hal ini membawa kepada situasi dimana masyarakat menyerahkan aspirasi politiknya kepada Partai Politik tanpa ada proses pelibatan masyarakat.( Agus S Hadi/Humas )


